Sunday, March 8, 2009

Istimewa

Dia, selalu buat aku tersenyum bila hati aku dilanda gundah. Dia selalu memberi kekuatan disaat aku sedang berdepan dgn segala bebanan perasaan. Dia selalu membayangkan yg indah2 dalam kehidupan kami. Tapi, dia juga selalu mengharapkan sesuatu yg tidak bisa aku berikan. Bagiku, dia hanya seorang sahabat, seorang teman yg begitu memahami. Paling tidak, bagiku dia hanya seorang abg yg selalu memberi nasihat berguna buat aku.

Aku pernah hampir2 kehilangan dia. Kala itu aku menyedari betapa berertinya dia dalam hidup aku. Meski dalam hati tiada istilah cinta buatnya, ternyata dia tetap istimewa. Kerana itu, aku terlalu takut kehilangan dia. Saban hari aku berdoa demi kesembuhan dia.

Alhamdulilah, kini dia telah kembali. Aku bersyukur krn Tuhan masih beri kesempatan utk dia bernafas & meneruskan kehidupan seperti dulu. Sesungghnya aku mahukan dia memiliki kebahagiaan seperti yg dia impikan. Dia pernah kehilangan wanita yg dia cintai, kerna itu aku selalu mendoakan agar dia bertemu dgn pengganti yg bisa membahagiakan dia. Sepertimana dia yg selalu ingin membuat aku tersenyum & berbahagia, begitu jugalah aku.

Buat Jay, selamat kembali! Bagiku, persahabatan kita terlalu istimewa. Semoga hari2 yg mendatang akan memberi kebahagiaan kepada kita......

4 comments:

  1. Amin, amin...yarabbala'lamin...

    ReplyDelete
  2. maya,

    sabar ya... ini sebagian dugaan hidup..

    ReplyDelete
  3. ye izan, tidak sempurna kehidupan andai tiada dugaan..

    ReplyDelete